02/03/2026 13:57 Authored By: Administrator

JALAN RUSAK - Guru Besar Teknik Sipil FTUI, Sigit Pranowo Hadiwardoyo mengungkap tiga penyebab utama jalan raya cepat rusak, antara lain genangan air, kualitas aspal dan pemadatan yang kurang sempurna hingga struktur pondasi atau tanah dasar yang lemah.
Curah hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Jabodetabek membuat jalan berlubang dan rusak.
Kerusakan jalan tersebut berdampak fatal bagi pengguna jalan, mulai dari memicu kecelakaan hingga hilangnya nyawa seseorang.
Misalnya, seorang pelajar tewas usai mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur akibat menghantam jalan berlubang pada Senin (9/2/2026) lalu.
Guru Besar Departemen Sipil dan Lingkungan, Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), Sigit Pranowo Hadiwardoyo menyebut, ada beberapa faktor jalan raya cepat rusak.
Pertama, genangan air menjadi faktor utama penyebab jalan aspal cepat rusak dan mudah berlubang.
Pasalnya, jalan aspal sangat rentan terhadap air. Jika permukaan jalan tergenang air dan dilalui kendaraan, aspal dapat mengalami deformasi atau pengikisan.
“Sehingga ketika ada air, maka aspal sebagai pengikat batuan agregat yang pembentuk beton aspal, maka fungsinya menjadi berkurang, di situlah yang mulainya terjadi lubang,” kata Sigit kepada TribunnewsDepok.com (Warta Kota Network) pada Selasa (24/2/2026).
Sumber: Wartakota