12/02/2026 15:34 Authored By: Administrator

Sembilan dosen Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang riset dan inovasi. Melalui program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), sembilan peneliti FTUI berhasil memperoleh Hibah RIIM-BRIN 2025 pada Kompetisi Eksternal Batch Ketiga.
Program RIIM-BRIN merupakan upaya strategis BRIN dalam mendorong pengembangan riset yang inovatif, aplikatif, dan berdampak luas. Program ini tidak hanya menyasar peneliti internal BRIN, tetapi juga membuka peluang bagi perguruan tinggi dan badan usaha untuk berkontribusi dalam penguatan ekosistem riset nasional.
Adapun dosen FTUI yang berhasil meraih hibah tersebut beserta judul risetnya adalah sebagai berikut:
“Pengembangan Drone Multirotor dengan Toroidal Propeller untuk Carbon Capture pada Azolla Farming”
“Pengembangan PRIME-HMS (Portable, Totally Non-Invasive and Real-Time Equipment Health Monitoring System) Berbasiskan Machine Learning untuk Enam Tanda Vital dengan IOT”
“Rekayasa Manufaktur Pintu Kereta Api Cepat Berbasis Material Hijau Sandwich Komposit Serat Ramie/PLA”
“Konstruksi Panel Sisi Lambung Kapal Patroli Cepat untuk Tubrukan Kapal dalam Operasi Keamanan Maritim di Wilayah Indonesia”
“Skrining dan formulasi Medium Diferensiasi Sel Punca Pluripotent Terinduksi ke Sel Punca Mesenkim yang Bebas Komponen Hewan dan Terdefinisi secara Kimiawi yang berpotensi Aplikasi Klinis”
“Optimasi Sistem Manajemen Termal Baterai Kendaraan Listrik Berbasis Perendaman Fluida Dielektrik dan Pipa Kalor Bersirip”
“Pengembangan Fotoelektroda Komposit Terner BiOBr/WO3/TiO2/Ti dan BiVO4/g C3N4/Cu2O/Cu untuk Produksi Hidrogen dan Listrik Berbasis Fotokatalisis Fuel Cell”
“Pengembangan Biodegradable Screw melalui Metode Pembentukan secara Vertikal untuk Aplikasi Implant Ortopedik”
“Fabrikasi Thermal Protection System (TPS) Berbahan Komposit Matriks Keramik untuk Wahana Antariksa”
Beragam topik riset yang memperoleh pendanaan, mulai dari teknologi ramah lingkungan, sistem cerdas, transportasi, kesehatan, hingga kedirgantaraan, mencerminkan kekuatan multidisiplin FTUI dalam menjawab tantangan strategis pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkelanjutan. Capaian ini sekaligus menegaskan peran FTUI sebagai institusi pendidikan tinggi yang konsisten mendorong riset unggul dan berdaya saing.
Dekan FTUI, Prof. Kemas Ridwan Kurniawan, S.T., M.Sc., Ph.D., menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut. “Keberhasilan para dosen FTUI dalam memperoleh Hibah RIIM-BRIN 2025 mencerminkan kekuatan riset teknik di FTUI yang terus berkembang dan berorientasi dalam memberikan kontribusi nyata serta meningkatkan daya saing di tingkat global,” ujarnya.
Keberhasilan ini menunjukkan konsistensi FTUI dalam menghasilkan riset yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga relevan dan berdampak bagi masyarakat dan industri.
Sumber: FTUI